Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita Panjang

MEMORI TERAKHIR

MEMORI TERAKHIR Oleh: M. Irfan Luthfi             “ Jadikan setiap tanggal 15 Oktober ini hanya untuk kita bersama..., Kau dan Aku.., ”             Sebuah catatan kecil yang selalu Aku bawa ke manapun ku pergi. Memori terakhir yang ingin selalu kukenang dan tak ingin Aku lepaskan meskipun dunia telah berakhir. Seorang sahabat telah meninggalkan dunia ini dengan bahagia dan meninggalkan cerita – cerita manis. Lima tahun yang lalu..., ----- ***** -----

SOPIR KERETA

Sopir Kereta Oleh : M. Irfan Luthfi Jam 4 pagi. Inilah waktuku untuk segera beranjak bangun dari tempat tidurku. Di saat orang-orang masih terlelap dalam tidur mereka, Aku sudah harus bangun dan bersiap-siap menuju ke tempat kerjaku. Setelah sholat subuh, mandi, dan sarapan, segera kukenakan seragam biru berlambangkan angka 2 itu. Secara tidak langsung seragam itu sudah menunjukkan tempat di mana Aku bekerja. Ya, di P.T. Kereta Api Indonesia. Di situlah Aku bekerja. Bekerja sebagai masinis kereta. Memang bukanlah pekerjaan yang luar biasa. Namun Aku bangga dengan pekerjaanku ini. Kebanggaanku terletak pada sifat profesiku yang membantu mengantarkan para penumpang kereta untuk mencapai tujuannya dengan selamat. Terlebih bangga lagi, jika rangkaian kereta yang Aku masinisi dapat tiba tepat waktu sesuai jadwal di tempat tujuan.

Ketika Aku Pulang Kuliah

KETIKA AKU PULANG KULIAH Oleh: M. Irfan Luthfi Hari itu sungguh sangat panas. Matahari terasa membakar kulit meski Aku telah mengenakan jaket yang tebal. Celana Jeans, sepatu, kaos kaki tebal, hingga helm yang lengkap dengan penutup muka seolah tak mampu menahan teriknya sinar matahari. Panas matahari semakin terasa di saat lampu lalu lintas di depan UKDW menyala merah. Aku bersama motor kesayanganku harus berhenti menunggu lampu kembali menyala hijau. Sementara Aku menunggu, kusempatkan diriku untuk membalas beberapa SMS yang masuk ke ponselku. Ada sekitar sepuluh pesan yang belum sempat terbaca, dan diantara yang sepuluh itu ada SMS darinya. Kuputuskan untuk membuka sms darinya itu pertama kali dan isinya membuatku tersenyum. Yah, isi dari pesan darinya itu mengatakan, bahwa dia akan kembali ke Jogja esok pagi. Aku mengiyakan, namun ketika akan membalasnya lampu dengan cepat berganti nyalanya menjadi hijau. Segera kumasukkan ponselku ke dalam kanton...

Kisah Seorang Fotografer

KISAH SEORANG FOTOGRAFER Oleh: M. Irfan Luthfi Melihat mereka berdua sangat akrab, Aku merasa sakit. Meski hanya dari balik lensa kameraku, namun, bidikanku tepat mengenai hatiku. Ketahuilah, Aku adalah seorang fotografer. Aku selalu mencuri-curi kesempatan, untuk mencari, dan mengambil setiap momen yang paling berharga buatku. Meski kameraku adalah kamera butut. Dengan blitz, roll film, dan lensa sebagai senjatanya, Aku mampu mendapatkannya. Momen yang paling berharga. Terkadang Aku sering diusir orang, karena dianggap pengganggu. Terkadang Aku dibiarkan saja karena hanya dianggap sebagai lalat kecil yang tidak mengganggu. Atau, Aku lebih sering ditahan oleh kesalahanku yang mentarget "cewek-cewek sadar kamera". Namun hal itu menjadikan hobiku sebagai sesuatu yang luar biasa, dan penuh tantangan. Termasuk hari ini. Tantangan tersendiri buat keteguhan hatiku di balik lensa atau merusak momen dengan mendatanginya.